Jumat, 20 Juni 2014

Penaklukan Puncak Pertama: Gunung Ciremai (Part. 1)

It’s not about me, It’s about Promise!

Setelah sebelumnya sudah dua kali gagal naik gunung, akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba. Naik Gunung. Awalnya gunung tujuan kami adalah Gunung Cikurai atau Gunung Pangrango via jalur Gunung Putri, tapi setelah berpikir matang-matang akhirnya kami mengubah arah tujuan kami, yaitu Gunung Ciremai (baca : http://kitasukajalan.blogspot.com/2014/05/cikuraipangrango-cancel-ciremai-gantinya.html ).

Aduh, tulisan diatas kok terkesan gak tulisan yang aku banget lah ya. Jiwa akunya gak ada. Aku kira sekarang harus putar arah dan kembali ke gaya tulisanku semula. Yap! Come back to me...

Kamis, 29 Mei 2014

Cikurai/Pangrango CANCEL, CIREMAI GANTINYA!

Nah nah naaahhh...
Setelah diskusi panjang tim inisiasi dan teman-teman KSJers lainnya, diputuskanlah bahwa naik ke gunung Cikurai ataupun ke Pangrango akan ditunda dulu. Alasannya banyak siy...Gak bisa dijelasin disini.. hahahhaaa

Daripada mikirin asalannya apa, mending pusatkan perhatian pada tujuan perjalanan kita, Gunung Ciremai. Gunung Ciremai ini merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat looh... Pemandangannya juga Indah. Kalo gak percaya, coba aja searching...

Kita siy rencananya mau naik gunung Ciremai tanggal 13,14,15 Juni 2014. Setelah kita hitung-hitung, biayanya sekitaran Rp 115.000,00/orang (transportasi dan pendaftaran, belum termasuk makan). Nah, untuk teman-teman yang mau ikutan, khususnya para cowok, silahkan kirimkan email ke angg.karin@gmail.com atau kamu boleh comment di sini. Nanti admin bakal ngubungin kamu segera...

Segitu aja dulu yaaahhh... Admin musti buru-buru niy, udah ditungguin mau jogging dan ngomongin manajemen perjalanan ke Gunung Ciremai. Salam Petualang!


Admin,
Karin

Kamis, 22 Mei 2014

Jalan ke Cikurai atau Pangrango, Hm?

Nah, setelah ngepost segitu banyaknya tulisan dari para KSJers, Admin mau ngebeberin ke temen-temen semua tujuan trip kita selanjutnya. Setelah berpikir matang-matang sampe suhunya 100 derajat celcius, terangkatlah ide kita ini, Gunung Cikurai atau Gunung Pangrango.

Kalo mau ngeliat sebuah negeri yang indah di atas awan, kita musti nyobain buat naik ke Gunung Cikurai. Disana, bakal bisa nge-camp di puncaknya looohh.. Jadi bisa puas-puasin tuh ngeliatin indahnya ciptaan-Nya. Percaya atau gak, negeri kayak gitu beneran ada, bisa di pandang langsung sung sung.

Nah, kalo mau ngeliat padang edelweis, coba untuk naik gunung Pangrango. Tahu Mandalawangi? Nah itu adalah padang edelweis yang terkenal indah banget, itu adanya di Gunung Pangrango loohhh. Nah, kita rencananya kalo mau naik Gunung Pangrango, kita mau nyobain jalur Putri.

Sampe sekarang siy kita belom pasti mau naik yang mana. Kita masih ngumpulin team. Yah, team sebagai pertimbangan banget buat ntar jadinya naik gunung yang mana. Tapi, yang manapun kita  nanti pilih, pasti akan ada hal-hal yang gak kalah cetar membahananya dari petualangan-petualangan kita sebelumnya. ^^

Oya, FYI, kita rencananya mau naik lagi sekitaran tanggal 20,21,22 Juni 2014. So, kalo kalian ada yang tertarik buat naik bareng kita-kita, silahkan comment di sini atau bisa kirim email ke angg.karin@gmail.com dengan bilang baik-baik kalo mau ikutan dan jangan lupa juga untuk menyebutkan nama dan contact yang bisa dihubungi yaaa... Ntar, admin bakal sesegera mungkin untuk ngubungin kamu.

Oke, kali ini cukup sekian dulu. Admin pamitan dulu yaa... Bye byeeeee ^^


Admin,
Karin


CAVING BUNIAYU SUKABUMI Part. 3 - Finish -

Penulis: Angg

Sebelum pulang kami sholat ashar dan langsung pamitan dengan semua warga yang sangat welcome pada kedatangan kami maklum tamu ke hormatan  (kami pengunjung otoriter yang menguasai semua buniayu sesuka hati tanpa di ganggu pengunjung lain). Warga buniayu ramah semua dan mereka sangat kocak alias aku selalu kena deh, pokok mereka gokil intinya… hahah jadi ingat akang noiii dan awan (aku lupa namanya).

CAVING BUNIAYU SUKABUMI Part. 2

Penulis: Angg

Sekitar pukul 3 dini hari kami tiba di terminal sukabumi langsung disambut angkot hijau power ranger no 8 dengan ongkos 10 ribu/ orang menuju terminal jubleg.  Di mobil ini kami bertemu dengan rombongan yang mau pergi ke pernikahan sauadaranya sehingga perjalanan kami tambah rame dan banyak kenalan, tapi tetap aja aku lupa nama mereka but aku tetap ingat wajahnya. Pukul 04.30 wib kami tiba di terminal jubleg disini kami tidak melihat adanya kehidupan angkot atau bis yang dapat mengantar kami menuju ke goa siluman sampai akhirnya kami foto-foto dan menemukan 4 cowok penjual buah yang asiik walaupun logat sunda nya masih terdengar aneh ditelinga empat cewek Sumatra ini. wkwkkw mereka kami manfaatkan untuk memotret berbagai gaya aneh kita. Sampai akhirnya kami foto bareng mereka dengan berbagai gaya alay versi abang buah.. kocak dah pokoknya!

CAVING BUNIAYU SUKABUMI Part. 1

Penulis: Angg


11 May 2014

Perkenalkan aku Ria Anggraeni dengan nama pena Angg suka alam dan berpetualang. Terkenal dengan sebutan cewek naturalis dan suka membuat perjalanan dengan tiba tiba. Yang kali ini aku akan menceritakan pengalaman caving/ goa buniayu atau nama lainya goa siluman. Seperti biasanya kali ini Angg akan mendokumentasikan perjalanan mengenal goa buniayu dan orang yang menjadi objek observasi (dapat dilihat di my phone). Ini pengalaman pertama bagi aku menelusuri goa.. penasaran kan bagaimana aku di goa, yang jelas tetap keren!

Salah fokus dikit yaJ
Hi my notebook selamat kali ini kamu menemani aku lagi..
Aku kasih lagu deh.. (saat bahagia/ ungu)

saat bahagiaku duduk berdua dengan mu
hanyalah bersamamu..
mungkin aku terlanjur, tak sanggup jauh dari dirimu
aku ingin engkau selalu temani aku..

Petualangan Bawah Tanah (Part. 7 - Finish)

Penulis: Karin

“Goa Buniayu Vertikal, Sukabumi”


4 Mei 2014-Last Moment-

Pagi-pagi Aku dibangunkan oleh Ria buat shalat Shubuh. Selesai shalat, semua langsung lanjut tidur lagi. Beberapa kali Aku terbangun. Ntah antara sadar ato gak. Waktu Aku terbangun, Aku ngeliat sosok keluar dari rumah. Waktu lain Aku terbangun, Aku ngeliat Susan, adik Ria pamitan pergi. Waktu lainnya Aku terbangun, Aku mendengar Ria mengigau. Udah lah... Aku gak ngerti juga itu beneran kejadian atau hanyalah sebuah mimpi. Hahahaaa

Petualangan Bawah Tanah (Part. 6)

Penulis: Karin

“Goa Buniayu Vertikal, Sukabumi”


3 Mei 2014-Selalu ada Keindahan dan Tawa di Akhir Perjalanan-

Keluar dari Goa, merupakan suatu saat yang indah dan melegakan. Menghempaskan tubuh diatas tanah yang tak berumput, aduh leganya. Kami beristirahat sekitar 10 menit. Saat beristirahat, Pak Eko dengan baik hati memoto Kami lagi. Mukanya lagi susah di kontrol karena kecapean juga, coba aja liat ekspresi Ria deh.. hehehhee

Baru keluar dari Goa

Petualangan Bawah Tanah (Part. 5)

Penulis: Karin

“Goa Buniayu Vertikal, Sukabumi”


3 Mei 2014-It’s Begin! Our Adventure!-

Kami berjalan dengan urutan Putri, Dina, Rini, dan Ria menuju pintu masuk Goa. Urutan ini juga Kami pakai ketika akan memasuki Goa dan berjalan di dalam Goa. Jujur, Aku sebenarnya rada takut gitu waktu mau masukin Goa. Deg degan banget. Mana lagi ternyata Ak Noi hobby nahan Kita di udara dan sering nurunin secara tiba-tiba. Waduuuhh... Tiba giliranku, Aku meminta Ak Noi untuk tidak melakukan hal yang sama dengan Dina. Karena Aku yang kelihatan agak parno, Ak Noi ngebantuin Aku. Dia mengajari Aku gimana nentuin posisi yang nyaman untuk turun. Pokoknya Aku berterima kasih banget dah sama Ak Noi.

Petualangan Bawah Tanah (Part. 4)

Penulis: Karin

“Goa Buniayu Vertikal, Sukabumi”

3 Mei 2014-Menunggu dan Menjadi Pribadi Lain-

Tibalah kami di sebuah desa yang gak cukup ramai, mungkin karena ini masih dipinggir desanya. Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 05.30 WIB. Diantara kesunyian desa yang belum terlihat aktivitasnya itu, kami menikmati snack yang kami beli sebelumnya.

Kami memutuskan untuk naik ke atas menuju saung dan tempat pendaftarannya. Pertama kali aku menaiki tempat ini dalam keadaan cukup gelap dan tanpa penerangan, agak sedikit gimana gituuu... Ada banyak batu-batu besar. Dikelilingi pohon dan kesenyapan. Tidak ada suara manusia sama sekali saat itu. Bayangkanlaaahhh...

Alam di sekitar penginapan